Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Lomba blog

Inilah 3 Huruf Ajaib Pengobat Rindu By Teh Leyla Blog

Assalamualaikum. Tulisan ini lagi-lagi saya ikutkan dalam lomba blog, walaupun belum pernah menang selama berbulan-bulan. Lumayanlah buat update blog supaya nggak berjamur.  Saya mulai ketagihan lomba blog tahun 2012. Dulu hampir semua lomba blog saya ikuti. Lebih sering kalahnya dong. Kalau di baca-baca lagi tulisan yang kalah, memang pantas kalah sih. Tapi setidaknya dulu itu saya masih bisa menang hadiah-hadiah yang cetar. Sekarang, persaingan lomba blog makin keras, Jenderal! Bukan hanya butuh tulisan yang cakep dan unik, tapi juga gambar-gambar plus infografis menarik. Urusan membuat gambar dan infografis itulah yang bikin keteteran. Mamak gaptek, kudu kursus dulu ini. Maka, di dalam tulisan ini, jangan harap ada gambar kartun atau infografis yang cetar, xixixi.... Saya hanya merasa ingin cerita tentang 3 huruf ajaib pengobat rindu. Ya, rindu mendapat kiriman sesuatu. Tiga huruf ini yang selalu saya rindukan sehingga saya masih tetap menulis di blog. Sejak saya rajin ngeblog, ...

Inilah 3 Hobi yang Membuat Hidupku Lebih Bermakna By Teh Leyla Blog

Assalamualaikum. Pagi ini di media sosial, saya membaca status seorang teman. Bunyinya kira-kira begini: “Setidaknya, dalam hidup ini, milikilah tiga hobi. Satu hobi untuk mendapatkan penghasilan, satu hobi untuk bersenang-senang, dan satu lagi hobi untuk membuat kita semakin kreatif.” Saya setuju sekali dengan statusnya itu. Alhamdulillah, hobi saya banyak sekali. Dari kecil, saya suka melakukan banyak hal. Saya suka menggambar, bermain peran, menari, membaca buku, menulis, dan mungkin ada lagi yang saya sukai tapi lepas dari ingatan. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk menekuni tiga hobi saja. Tiga hobi yang sangat membantu mewarnai kegiatan sehari-hari saya sebagai ibu rumah tangga di rumah. Setelah resign dari pekerjaan di kantor, saya merasa hobi-hobi ini sangat membantu saya. Saya jadi tidak merasa bosan dengan hanya berada di rumah, karena bisa melakukan hal-hal di luar rutinitas. Hobi-hobi itu juga membantu saya memiliki penghasilan sendiri, walaupun penghasilan suami sudah ...

Inilah Ini Bukan Manja, Hanya Phobia Bepergian Jauh Sendirian By Teh Leyla Blog

"Yah, aku dapat hadiah tiket gratis ke Bali nih. Ayah ikut ya?" "Mamah aja sendiri lah. Aku malas ke Bali." Akhirnya tiket itu hangus karena saya tidak berani ke Bali sendirian. Di lain waktu, "Yah, anterin dong ke acara blogger." "Aku kan mau istirahat. Dari Senin sampai Jumat udah capek ke kantor. Masa Sabtu Minggu harus nganterin Mamah juga? Mama jalan sendiri aja. Masa udah segede ini nggak bisa jalan sendiri. Nggak selamanya Mama harus diantar terus, kan?" Ucapan suami saya itu membuat saya teringat ucapan sahabat semasa kuliah. Ucapannya sama persis. Yap, saya ini sudah phobia pergi jauh sendirian sejak kecil. Mungkin akibat sering ditakut-takuti oleh orang tua dulunya. Jangan pergi jauh-jauh, nanti nyasar. Alhasil, saya memang sering nyasar kalau pergi jauh sendirian dan itu membuat saya phobia! Saat kuliah, saya mengandalkan sahabat saya itu. Ke mana-mana minta diantar. Saya sulit mengingat jalan dan trayek angkutan. Padahal sih gampang y...

Inilah Tips Liburan Ceria bersama Anak, Persiapkan 7 Hal Penting Ini! By Teh Leyla Blog

Assalamualaikum. Berlibur bersama anak-anak merupakan momen yang menyenangkan, terutama saat anak masih kecil. Mereka pun tentu senang diajak berlibur setelah setiap harinya berangkat ke sekolah. Berlibur dapat mengembalikan kepala yang penat karena tugas-tugas keseharian. Usai berlibur, mereka bisa kembali mengisi kepala dengan pelajaran-pelajaran di sekolah. Berlibur bagi anak-anak setidaknya memiliki lima tujuan: Penyegaran (refreshing) : liburan dapat memberikan penyegaran dari tugas-tugas rutin di sekolah yang menguras otak dan energi. Mengeratkan hubungan orang tua dan anak :  Setiap harinya orang tua dan anak bertemu hanya beberapa jam. Orang tua berangkat ke kantor dan anak-anak ke sekolah. Saat bertemu, sering kali orang tua tetap sibuk dengan urusannya sendiri, entah gadget atau menekuni hobinya. Ketika berlibur, orang tua punya kesempatan lebih banyak untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya. Edukasi : sambil berlibur bersama anak, orang tua dapat memberikan pendidikan da...

Inilah Karena Ibu Harus Selalu Sehat By Teh Leyla Blog

"Bi, Bibi lebih baik istirahat saja dulu di rumah. Saya khawatir ada apa-apa dengan kehamilannya nanti kalau Bibi kerja berat." Akhirnya, kalimat sulit itu saya ucapkan dengan bibir saya setelah dipikir-pikir selama sebulan. Si Bibi yang usianya sudah 40 tahun dan sudah bekerja hampir dua tahun di rumah saya, terpaksa harus saya berhentikan karena hamil. Ya. Si Bibi hamil anak keempat di usia rawan. Pantas saja dia sering mengeluh sakit, pusing, tidak enak badan, dan ujung-ujungnya tidak masuk kerja. Dia bekerja di rumah saya dari pagi sampai siang, untuk membantu urusan rumah tangga. Sungguh, saya berat untuk memberhentikannya karena sudah ketergantungan. Saya memikirkan bagaimana keadaan rumah kalau tidak ada si Bibi? Dengan tiga anak usia 8,7, dan 3 tahun, saya masih kelimpungan. Ketiganya laki-laki dengan energi yang baru habis setelah jam 9 malam. Rumah berantakan melebihi kapal pecah. Belum lagi kalau mereka minta ini itu. Cucian baju, cucian piring, setrikaan, beres-be...

Inilah Masa Kecil Cuma Sekali, Yuk Belajar dan Bermain bersama Cap Kaki Tiga Anak di KidZania By Teh Leyla Blog

Assalamualaikum... Alhamdulillah, anak bungsu saya, Salim, baru saja masuk Bimba (bimbingan belajar) anak usia 3-6 tahun. Kalau mendengar namanya pasti banyak yang berkomentar. Kok anak usia 3 tahun sudah ikut bimbel? Usia Salim sebentar lagi 4 tahun. Saya memasukkannya ke Bimba justru supaya dia tidak perlu berlama-lama di kelas. Anak seusianya masih senang bermain. Kalau masuk PAUD/TK biasanya jam belajar dari pagi sampai sekitar jam 10. Sedangkan di Bimba ini hanya satu jam setiap dua hari sekali! Selebihnya, Salim bermain sesukanya.   Masa kecil anak-anak tidak akan terulang lagi kan. Makanya sesibuk apa pun orangtua, usahakan punya waktu bermain bersama anak. Apalagi anak seusia Salim ini masih senang-senangnya menggelendoti orangtuanya, terutama saya yang lebih sering ada di rumah. Saat ayahnya sudah berangkat ke kantor dan kedua kakaknya ke sekolah, saya dan Salim pun bermain-main di dalam rumah. Entah itu bermain bongkar pasang, bernyanyi bersama, atau sekadar bercanda-cand...