Assalamualaikum. Tadi siang saya mendapat kiriman email dari penerbit yang memberikan kabar tentang naskah novel saya. Saya diminta mengirim sinopsis lengkap untuk diajukan ke Editor in Chief penerbit tersebut. Yah, akhirnya setelah naskah itu malas-malasan saya ajukan ke penerbit, sekarang ada perkembangannya juga. Sudah hampir dua tahun saya tidak menerbitkan novel. Memang, waktu untuk menulis novel tergeser oleh ngeblog. Makanya kalau ada teman yang bilang (dan ini banyak yang bilang), rejeki saya ada di novel bla bla bla. Yeaaah, saya sudah hampir dua tahun tidak menerima royalti dari novel-novel. Tahu kan, kondisi perbukuan saat ini sedang buruk? Novel-novel yang saya pamerkan di medsos adalah terbitan lama yang sudah tidak ada royaltinya. Novel-novel yang diobral itu sudah tidak memberikan royalti untuk penulisnya. Harga novel obral hanya 5 ribu-10 ribu saja. Mengenaskan, memang. Tidak heran sih, karena kita (bahkan saya) lebih suka pegang Smartphone daripada buku. Orang semakin ...