Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Blogger

Inilah Blogger Event: Antara "Cuti" dari Kantor dan Ke Event Bawa Anak By Teh Leyla Blog

"Ibu habis ini balik ke kantor lagi, ya?" tanya seorang blogger bapak-bapak yang duduk di sebelah saya dalam sebuah acara peluncuran gadget terbaru.  "Oh enggak, langsung pulang ke rumah," jawab saya.  "Oh gak balik ke kantor lagi ya. Saya harus cepat balik ke kantor nih. Acaranya lama juga ya," katanya sambil melirik jam tangan. Oh, rupanya bapak itu gelisah karena sudah mengambil waktu kerja di kantor dengan menghadiri event blogger. Lalu dia mengira saya juga kerja kantoran dan menyempatkan ikut event blogger. Padahal saya ibu rumah tangga, anak sudah dititipkan ke pembantu, jadi saya bisa ikutan event blogger. Baca Juga: 7 Manfaat Mengikuti Acara Blogger Versi Saya. Bukan sekali saya bertemu blogger yang punya pekerjaan di kantor, tapi ikut menghadiri event blogger pada jam kerja kantor (Senin-Jumat). Masalah buat saya? Enggak. Biar sajalah, itu urusan mereka. Enak juga sih, bisa punya pekerjaan & penghasilan ganda. Dulu saya nggak bisa begitu. Bor...

Inilah Sebab Saya Penulis (dan Blogger) By Teh Leyla Blog

Assalamualaikum. Semangat Senin! Suami saya sudah beberapa kali menawari berbisnis yang jauh dari profesi penulis. Awal menikah, suami mengajak saya berbisnis roti karena dulu dia pernah kerja di perusahaan pembuat tepung dan sering mengadakan demo masak di toko-toko roti. Kelihatannya dia serius sekali ingin membeli mesin-mesin pembuat roti. Bagaimana dengan saya? Saya suka roti, tapi sebatas memakannya. Saya tidak bisa (dan tidak suka) memasak. Saya hanya bisa menulis. Tapi saya seorang yang suka belajar. Jadi saya belajar memasak, termasuk membuat roti. Lebih banyak gagalnya. Suami saya bilang, bukan saya yang akan membuat roti. Saya hanya mengurusi bisnisnya. Namun sampai hari ini, toko roti itu belum terwujud. Lain waktu, suami mengajak berbisnis pakaian dengan membuka toko pakaian di mall. Lagi-lagi saya malas menjalaninya. Zaman kuliah dulu, saya pernah mencoba jualan jilbab. Ternyata saya bukan orang yang bisa bermanis mulut, menawarkan jilbab ke teman-teman agar membeli. Saya ...