Assalamualaikum. Tiba-tiba di lini masa Facebook saya membaca skrinsyut tweet Ustaz Felix Siauw yang dikritisi karena isinya seolah mengejek wanita yang mandiri. Saya tidak mau langsung ikut mengejek. Sebagaimana biasanya, saya cari tahu dulu dong seperti apa isi keseluruhan dari tweetnya tersebut. Sekarang ini zaman fitnah, terutama fitnah terhadap ulama. Kalimat atau ucapan ulama disebarkan sepotong-potong, terutama yang tidak disukai hati para pendengki. Kalau ilmu agama kita masih cetek, apalagi belum melebihi ulama, jangan terburu nafsu menyebarkan ketidaksukaan. Yang ada malah fitnah & kelak kita akan ikut menanggung dosanya. Apalagi ditambah opini pribadi yang didasari oleh ketidaksukaan. Banyak ayat-ayat Allah yang bisa jadi tidak kita sukai. Kita diberikan otak untuk berpikir, tapi malah digunakan untuk membantah ayat-ayat tersebut. Mirip seperti orang Bani Israil ketika disuruh mencari seekor sapi betina. Terlalu banyak pertanyaan membuat mereka makin kes...